Hutan Pinus Gunung Pancar, Tempat Favorit Buat Piknik dan Detoks Paru-paru

Taman Wisata Alam Gunung Pancar, mungkin baru sedikit yang tahu. Namun, kalau ditanya soal Jungleland atau Restoran Ah-Poong, pasti banyak yang ngeh. Buat Anda yang ingin refreshing, melihat pemandangan hijau dan nggak keluar uang banyak, boleh deh coba ke Hutan Pinus Gunung Pancar. Lokasinya hanya sekitar 10 menit dari Jungleland dan jalanan menuju kesana mulus lus (cuma memang menanjak dan rada sempit). Ada beberapa rute yang bisa dicoba untuk menuju ke sana, tapi hati-hati aja kalau terlalu mengandalkan mbah google, bisa-bisa malah offroad muterin Gunung Pancar (pengalaman pribadi, hehehe). Rute yang paling saya suka untuk menuju ke Hutan Pinus Gunung Pancar, adalah dengan melewati Jungleland. Jadi, pas banget sebelum memasuki area parkiran Jungleland (yang ada globe khasnya itu), kita ambil jalan yang sebelah kanan. Ikutin terus sampai bertemu dengan jalanan kampung (beraspal kok) nggak jauh dekat jembatan kecil. Dari sana, kita ke kiri dan menanjak luruuuuus terus hingga akhirnya ketemu sama percabangan jalan, kita ambil ke kanan dan lurus aja terus sampai menemukan gerbang masuk area Hutan Pinus Gunung Pancar. Kalau masih bingung dengan rute ini, mending turun dan nanya sama orang setempat sebelum keburu nyasar jauh (lagi-lagi pengalaman pribadi, hahaha).

Biaya masuknya murah, cuma 5 ribu rupiah per orang plus uang parkir kendaraan. Parkiran mobil pun cukup memadai.

First impression begitu turun dari kendaraan pastinya; ‘Gilaaaa.. Di sini adem banget. Udaranya juga seger banget.’ Saya udah sering ke tempat ini, dan setiap kali datang perasaan itu nggak berubah. Selalu takjub. This place is so magical.

Jalan-jalan di hutan pinus sendiri menurut beberapa penelitian sih katanya dapat mengurangi stress dan depresi, menyegarkan paru-paru (karena di sana udaranya bersih banget), meningkatkan performa otak (mungkin karena pasokan oksigen yang melimpah), sampai menurunkan tekanan darah. Bener nggaknya, yang jelas memang berhasil mengurangi kadar stress saya setiap kali ke sana. Habisnya, sejauh mata memandang, yang tampak pepohonan hijau. Bikin seger mata. Apalagi kalau pas angin bertiup, dingin dan menyegarkan banget pokoknya.

Akhir-akhir ini, Hutan Pinus Gunung Pancar mulai populer di kalangan para calon mempelai yang lagi pre-wed. Ya nggak heran sih, pencahayaan alaminya keren banget. Buat yang hobi selfie, pasti seneng banget foto di sini. Nggak perlu camera 360 buat bikin keliatan tambah kinclong (sekali lagi, pengalaman pribadi.. *nyengirLebar).

Di sini kita bisa kemping (ada penyewaan tenda dan peralatannya di sana), hiking, jogging, sepedaan, piknik-piknikan, atau cuma lari-larian sama buah hati tercinta. Nggak perlu takut kelaperan di sana, karena banyak gubuk kecil yang jualan makanan pengganjal perut semisal popmie atau kopi panas.

Oh iya, di kawasan Gunung Pancar juga masih ada obyek wisata lainnya. Seperti pemandian air panas, Leuwi Hejo (masih nanjaaak terus dari gerbang hutan pinus), dan juga beberapa curug tersembunyi (yang ketahuan cuma dari plang kayu doang di pinggir jalan di luar area hutan pinus, pas offroad dulu, sempet ngelewatin, tapi nggak mampir).

Satu lagi, guys, inget yaa kalo ke sana, jangan lupa, buang sampah pada tempatnya, karena nyampah itu nggak asyik. Oceee..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s