Jalan-jalan akhir pekan ke Yogya dan Purbalingga

Minggu kemarin (tgl 15-18 desember 2011), gw dan keluarga sempat jalan-jalan ke Yogya dan Purbalingga. Sebenarnya bukan untuk berwisata sih, tetapi untuk urusan kerjaan dan silaturahmi keluarga. Tujuan ke Yogya adalah untuk membeli peta statistik baru di BPS Porvinsi Yogya, sedangkan ke Purbalingga untuk menghadiri pernikahan adik perempuan dari suami adikku.. tapi yah, lumayan deh mengisi akhir pekan.

Perjalanan menuju Yogya terpaksa dijadwalkan sore hari karena hari kerja dan ada anggota keluarga yang nggak bisa cuti. So, dah kebayang di jalan bakalan kebut-kebutan sama bus penumpang antarkota, semua jenis truk dan kontainer. Apalagi lewat jalur selatan yang jalannya berkelok-kelok, sempit, dan gak rata. Perjalanan ke Yogya sempat diwarnai insiden menegangkan, mobil menabrak gunungan tanah bekas galian dari perbaikan jembatan di daerah Kemranjen, Banyumas dan nyaris terbalik karena saat menabrak, mobil dalam keadaan mengebut. Alhamdulillah papa di samping pakde yang menyetir spontan menarik tuas rem tangan sebelum mobil terjun bebas ke jembatan yang sedang di perbaiki. Semua penumpang udah pasti shock, sampai anakku yang masih balita sempat bangun dari tidurnya dan celingak-celinguk bingung. Akhirnya, untuk menenangkan diri, kami semua berhenti sejenak di sebuah pom bensin cuma beberapa meter dari tempat kejadian. Untuk minum, ke kamar mandi, dan meredam jantung yang masih deg-degan. Abis kejadian itu, gw nggak bisa tidur selama sisa perjalanan ke yogya.

Alhamdulillah, kami semua tiba di Yogya saat matahari baru terbit. Bagus banget pemandangannya, matahari dengan sinar oranye keemasan, menerangi area persawahan yang hijau dan tampak malu-malu keluar dari batas cakrawala.

Selama di Yogya, kami menginap di Ameera Boutique Hotel, di jalan Dagen yang cuma beberapa ratus meter dari jalan malioboro yang terkenal. Setelah check in dan sarapan, kami semua menyempatkan untuk tidur dulu, meluruskan badan. Hotelnya menarik karena sangat kental dengan ornamen Jawa sampai ke kamar mandinya yang pakai gayung dari batok kelapa dan cukup bersih. Cuma, rasanya kok rada sempit ya. hehehe.. udah gitu, kamar mandinya nggak ada air panasnya, padahal di iklannya mereka menyediakan air panas. dan tv-nya kemresekan, banyak semutnya. hehehe.. sarapan paginya lumayan, sarapan ala Indonesia lengkap dengan sambal dan kerupuk. Kadang disediakan juga roti dan selai, buat tamu bule yg pengen american breakfast.

Kami menyewa dua kamar, yang satu tipe familly room (lupa tipe kamarnya apa, klo gak salah sido dadi deh namanya) dengan dua kamar yang terhubung seharga 450 rb semalam dan satu kamar tipe deluxe room seharga 320 rb semalam. Untuk yang family room, kamarnya cukup bagus. Mirip apartemen minimalis gitu dekorasinya, cocok buat keluarga kecil dengan dua anak. Jatuhnya bisa murah dan karena sistemnya adalah dua kamar terhubung (ada pintu antar kamar), jadi ortu dan anak tetep bisa punya privasi.

Di Yogya nggak jalan2 kemana2 selain ke malioboro, bps, dan makan, hehehe, karena tiap sore hujan deras selalu turun. bikin bete.. Alhasil cuma bisa beli batik dan wiskul aja deh.. Sabtu pagi kami semua udah melanjutkan perjalanan ke purwokerto. Rumah adik ipar gw emang di purbalingga, tetapi karena disana nggak ada hotel yang oke, akhirnya keluarga gw memutuskan nginep di purwokerto aja yang cuma beberapa menit dari kota purbalingga.

Di Purwokerto, keluarga gw nginep di Hotel Astro, di jalan soepardjo rustam. Kami nginep di kamar tipe deluxe yang harganya murah, cuma 185 rb semalem. Ternyata, walaupun murah, fasilitasnya sama sekali nggak mengecewakan. melebihi ekspektasi malah. kamarnya luas bgt dengan tempat tidur ukuran kingsize dan kamar mandi bersih dengan shower air hangat.. Bener2 rileks nginep di sana. anakku aja tidurnya pules bgt sampe pagi, nggak sempat bangun untuk minta minum seperti kebiasaannya.. Bakalan jadi hotel langganan deh kalo nanti ke purwokerto lagi.

Minggunya, abis breakfast, kami langsung check out untuk menghadiri resepsi dan siangnya langsung balik ke bogor. Pas balik, mungkin di jawa tengah lagi musim duren kali ya, banyak bgt penjaja duren lokal di pinggir jalan. nyokap, bokap, dan suami yang emang pecinta duren, pastinya nggak bakal melewatkan momen itu. hujan2 pun diantepin makan duren di pinggir jalan. hahaha..

perjalanan ini berakhir saat mobil tiba di depan rumah pukul 1 pagi. hahhh, tinggal sisa capek sama cucian kotor deh.. hahaha.. have a nice weekend all..

4 thoughts on “Jalan-jalan akhir pekan ke Yogya dan Purbalingga

    1. ada say, yg kamar ekonomi sekitar 70-80 rb non Ac, kamar standard-nya juga murah sekitar 100-110 rb. nggak terlalu deket stasiun, tp banyak dilalui kendaraan umum kok. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s